Apa Itu NodeMCU ESP8266?

Apa itu NodeMCU ESP8266?

NodeMCU adalah firmware dan papan pengembangan berbasis Lua open-source yang dilengkapi dengan cip Wi-Fi ESP8266 didalamnya. ESP8266 adalah cip Wi-Fi murah yang dikembangkan oleh Espressif Systems dengan protokol TCP/IP. NodeMCU ditargetkan khusus untuk aplikasi berbasis IoT karena sudah terpasang cip WI-Fi yang mendukung sistem IoT dan siap pakai. NodeMCU juga perangkat yang open-source sehingga desain perangkat hardwarenya bebas untuk dimodifikasi. 


Gambar 1. NodeMCU ESP8266 (Sumber: https://components101.com)

NodeMCU memiliki pin Arduino seperti Analog (yaitu A0) dan Digital (D0-D8) di papannya. Perangkat ini juga mendukung protokol komunikasi serial yaitu UART, SPI, I2C, dll. Dengan menggunakan protokol serial seperti itu, kita dapat menghubungkannya dengan perangkat serial seperti layar LCD berkemampuan I2C, Magnetometer HMC5883, MPU-6050 Gyro meter + Akselerometer, chip RTC, modul GPS, tampilan layar sentuh, kartu SD, dll.


Gambar 2. Bagian NodeMCU ESP8266 (Sumber: https://components101.com)

Spesifikasi & Fitur NodeMCU ESP8266

  • Microcontroller: Tensilica 32-bit RISC CPU Xtensa LX106
  • Operating Voltage: 3.3V
  • Input Voltage: 7-12V
  • Digital I/O Pins (DIO): 16
  • Analog Input Pins (ADC): 1
  • UARTs: 1
  • SPIs: 1
  • I2Cs: 1
  • Flash Memory: 4 MB
  • SRAM: 64 KB
  • Clock Speed: 80 MHz
  • USB-TTL based on CP2102 is included onboard, Enabling Plug n Play
  • PCB Antenna
  • Small Sized module to fit smartly inside your IoT projects


Pin Pada NodeMCU ESP8266


Gambar 3. Pin NodeMCU ESP8266 (Sumber: https://components101.com)

Keterangan :
  • Micro-USB : Fungsinya sebagai power yang dapat terhubung dengan USB port. Selain itu, biasanya juga digunakan untuk melakukan pengiriman sketch atau memantau data serial dengan serial monitor di aplikasi Arduino IDE.
  • 3.3V : Pin yang digunakan sebagai tegangan untuk perangkat terhubung. ada 3 pin untuk 3.3v. Biasanya juga dituliskan hanya 3V (Sebenarnya tetap 3,3V).
  • GND : Pin Ground. Sebagai tegangan 0 atau nilai negatif untuk mengalirkan arus.
  • Vin : Sebagai External Power yang akan mempengaruhi Output dari seluruh pin. Cara menggunakannya yaitu dengan menghubungkannya dengan tegangan 7 hingga 12volt.
  • EN, RST : Pin yang digunakan untuk reset program di mikrokontroler.
  • A0 : Analog pin, digunakan untuk membaca input secara analog.
  • GPIO 1 – GPIO 16 : Pin yang dapat digunakan sebagai input dan output. Pin ini dapat melakukan pembacaan dan pengiriman data secara analog juga.
  • SD1,CMD, SD0,CLK : SPI Pin untuk komunikasi SPI (Serial Peripheral Interface) dimana kita akan menggunakan clock untuk sinkronisasi deteksi bit pada receiver.
  • TXD0, RXD0,TXD2,RXD2 : Sebagai interface UART, Pasangannya adalah TXD0 dengan RXD0 dan TXD2 dengan RXD2. TXD1 digunakan untuk upload firmware/program.
  • SDA, SCL (I2C Pins) : Digunakan untuk device yang membutuhkan I2C.
Untuk lebih jelasnya berikut ini Datasheet NodeMCU ESP8266.

Bagaimana Cara Menggunakan NodeMCU ESP8266?

Board NodeMCU dilengkapi dengan kemampuan wifi, pin analog, pin digital, dan protokol serial komunikasi . Untuk mulai menggunakan NodeMCU dalam pengembangan aplikasi IoT, pertama-tama perlu mengetahui tentang cara menulis/mengunduh firmware NodeMCU. Diperlukan juga cara untuk mengupload program ke board NodeMCU. Untuk memprogram NodeMCU dapat dilakukan menggunakan ESPlorer IDE atau Arduino IDE. 

Untuk informasi lebih lanjut tentang cara menggunakan ESPlorer IDE: Getting started with NodeMCU using ESPlorerIDE.
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara menggunakan Arduino IDE : Getting started with NodeMCU


Referensi :



Komentar